Home / Artikel / Ekstrakurikuler dan Intensifikasi Seni Tilawah Al-Qur’an selama Ramadhan bersama Ustadz Ehsan

Ekstrakurikuler dan Intensifikasi Seni Tilawah Al-Qur’an selama Ramadhan bersama Ustadz Ehsan

 

Bidang Pengasuhan Santri bersama Wakasek Kesiswaan SMP-SMA plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya (PAMT) menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler seni tilawah al-Qur’an. Hari Senin dan Rabu jadwal santri putri. Hari Selasa dan Kamis jadwal santri putra. Khusus di bulan Ramadhan 1443H dilaksanakan bimbingan intensif seni tilawah Al-Qur’an untuk seluruh santri putra dan putri tiap hari mulai jam 15.30 sd 17.00 WIB.

Bimbingan seni tilawah PAMT dibimbing langsung oleh salah satu tenaga pendidik, yaitu, ustadz Echsanuddin, M.Pd.I. yang bergabung di PAMT mulai 1 Juli 2015 sampai dengan sekarang. Pria yang akrab dipanggil Ustadz Ehsan ini sudah aktif belajar seni tilawah al-Qur’an sejak mondok di Pesantren Darussalam Gontor Ponorogo. Ketekunannya dalam bidang seni tilawah Al-Qur’an mengantarkannya menjadi pembimbing atau guru seni tilawah al-Qur’an di beberapa Pondok Pesantren, di KMI Gontor th 1996 sd. 2002, di Ponpes modern Al Jauhar Duri Riau dari th 2004 sd. 2012, di ponpes Daaruttaqwa Sukamaju Tasikmalaya dari th.2013 sd. 2015.

Membaca Alquran dengan benar, baik, dan indah adalah keharusan bagi seorang Muslim.

عَنِ الْبَرَاءِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ، فَإِنَّ الصَّوْتَ الْحَسَنَ يَزِيدُ الْقُرْآنَ حُسْنًا

Dari Al-Barra bin ‘Azib, Rasulullah SAW bersabda: “Hiasilah Alquran dengan suaramu (yang merdu), karena sesungguhnya suara yang indah (merdu) itu dapat menambah Alquran semakin indah.” (HR Abu Dawud No. 1648, Al-Nasa-i No. 1015, dan Al-Darimi No. 3501).

Seni tilawah al-Qur’an menekankan aspek pokok yang harus dikuasai oleh seseorang qari agar tilawahnya menjadi sempurna. Penguasaan tajwid, penguasaan nafas, suara dan lagu, serta penguasaan fashohah dan adab. Seni ini dikenal dengan nama An-Naghom fil Qur’an (memperindah suara pada tilawatil Qur’an).

Menurut ustadz Ihsan, terdapat 7 lagu, irama dan seni membaca Alquran yang dapat membantu qari dalam menyenandungkan ayat suci dengan lebih merdu, yaitu :

1. Irama Bayyati
Irama dengan menggunakan lagu bayyati. Irama bayyati ditandai dengan suara yang lembut meliuk-liuk, memiliki gerak lambat dengan pergeseran nada yang tajam waktu turun naik dan sering terjadi secara beruntun. Bayyati terbagi ke dalam beberapa level, yakni: asli qoror, asli nawa, husaini nawa, asli jawab, asli jawabul jawab, dan syuri jawabul jawab.

2. Irama Hijaz
Irama Hijaz bersifat allegro yakni ringan, cepat, lincah. Irama ini juga memiliki variasi turun naik yang tajam. Hijaz memiliki empat tingkatan nada yaitu, ashli, kard, kurd, dan kard-kurd.

3. Irama Shaba
Irama dengan lagu shaba juga memiliki sifat allegro yakni gerak irama yang ringan. Namun, irama ini cenderung lebih mendatar tapi bisa menggugah emosi pendengarnya. Shoba ada empat tingkatan nada, ashli atau awal maqom, mahur, bastanjar, dan shoba ma’al ajam.

4. Irama Rast
Irama dengan lagu rast saat tilawah Alquran, memiliki karakter yang ringan dan cepat. Biasanya irama Rast dipakat untuk kumandang azan maupun imam salat. Rast memiliki empat tingkatan nada yaitu, awal maqom, syabir, Rast alan nawa, dan Rast zanjiran.

5. Irama Jiharkah
Irama dengan lagu Jiharkah memiliki karakteristik dengan suara minor yang khas lalu dilanjutkan dengan nada yang tinggi. Jiharka memiliki dua macam tingkatan nada yaitu jiharka awal maqom dan jiharkah maqom jawab.

6. Irama Sika
Irama dengan lagu Sika memiliki sifat grave yaitu gerak lembut dan lebih khidmat. Beberapa jenis sika yaitu awal, maqom, rami, iraki dan turki.

7. Irama Nahawand
Irama dengan lagu Nahawand sering kali disenandungkan pada ayat-ayat Alquran yang sedih. Nahawand memiliki beberapa tingkatan nada untuk maqomnya yaitu: usaq, awal maqom, nakriz, murakkab, dan jawab.

Kompetensi seni tilawah dalam Intensifikasi bimbingan seni tilawah al-Qur’an selama bulan Ramadhan, difokuskan pada latihan tilawah QS. Ali Imran ayat 102-104 dengan nagomat Bayyati, Sika, dan Nahawand.
Secara rinci perubahan nadanya adalah : Bayyati Asli qarar, nawa, Syuri, husaini, jawab, jawab syuri, dan jawabul jawab. Dilanjut sika asli dan Sika turki. Kemudian nahawand asli, jawab nahawan 1, jawab nahawan 2. Dipungkas dengan Bayyati akhir. ( Humas Pesantren Amanah)